Satu Armada Pusling Layani Sekolah di PPU, Dispusip Ajukan Dua Unit Tambahan

Rq | 30 September 2026, 10:21 | 267 kali dibaca
Satu Armada Pusling Layani Sekolah di PPU, Dispusip Ajukan Dua Unit Tambahan

Bagikan Artikel Ini

• • •

PENAJAM – Keterbatasan armada menjadi salah satu tantangan Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dalam memperluas layanan perpustakaan keliling (pusling). Saat ini, hanya satu unit mobil pusling yang digunakan untuk menjangkau sekolah-sekolah di berbagai wilayah PPU.

 

Kondisi tersebut mendorong Dispusip PPU mengusulkan tambahan dua unit mobil pusling kepada Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Penambahan armada dinilai diperlukan karena luas wilayah PPU membuat sejumlah sekolah dan masyarakat berada cukup jauh dari pusat layanan perpustakaan.

 

Kepala Dispusip PPU, Fatimah, mengatakan satu-satunya armada yang tersedia saat ini masih aktif digunakan untuk memberikan layanan ke sekolah-sekolah.

 

“Satu mobil pusling kita sampai saat ini masih terus aktif sampai hari ini di setiap sekolah di PPU,” ujarnya, Rabu (30/9/2026).

 

Menurut Fatimah, keterbatasan satu armada membuat jangkauan pelayanan harus disesuaikan dengan kondisi wilayah. Karena itu, pihaknya mengusulkan tambahan dua kendaraan agar layanan perpustakaan keliling dapat menjangkau lebih banyak sekolah.

 

“Kita juga mengusulkan bantuan lagi dari Perpusnas untuk mobil itu, untuk menambah mobil pusling karena jangkauan kita jauh-jauh,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, dua unit tambahan tersebut diharapkan dapat memperluas cakupan pelayanan, terutama ke sekolah-sekolah yang selama ini memiliki jarak cukup jauh dari fasilitas perpustakaan.

 

“Dua unit rencana penambahannya yang kita inginkan, mengingat pusling kita hanya satu saat ini untuk menjangkau sekolah-sekolah di PPU,” katanya.

 

Dengan tambahan armada, layanan perpustakaan keliling diharapkan tidak hanya menjangkau lebih banyak sekolah, tetapi juga mendekatkan akses terhadap bahan bacaan bagi masyarakat di berbagai wilayah PPU.

Sementara itu, dari sisi operasional armada yang saat ini digunakan, kebutuhan bahan bakar untuk pelayanan di wilayah Penajam masih dapat terpenuhi.

 

“Kalau pengadaan BBM aman, karena untuk daerah Penajam BBM saja,” lanjutnya.

 

Layanan pusling sendiri menjadi salah satu sarana Dispusip PPU dalam memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan. Keberadaan layanan tersebut menjadi penting karena tidak seluruh masyarakat maupun sekolah dapat dengan mudah menjangkau perpustakaan daerah.

 

Dengan usulan tambahan dua armada, Dispusip PPU berharap jangkauan pelayanan dapat diperluas sehingga akses terhadap bahan bacaan tidak hanya terpusat di wilayah yang dekat dengan fasilitas perpustakaan. (Adv)

Reaksi Anda:

Komentar (0)