Dua Desa di PPU Diusulkan Dapat Bantuan Bioflok KKP

Rq | 02 Oktober 2026, 20:23 | 261 kali dibaca
Dua Desa di PPU Diusulkan Dapat Bantuan Bioflok KKP

Bagikan Artikel Ini

• • •

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengusulkan dua wilayah untuk mendapatkan program Budidaya Ikan Tematik sistem bioflok dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 2026. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pengembangan ikan air tawar sekaligus mendukung kebutuhan protein masyarakat.

 

Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto, mengatakan dua wilayah yang telah diusulkan berada di Desa Labangka Barat dan Desa Bangun Mulyo.

 

“Untuk tahun ini Penajam Paser Utara akan mendapatkan dua unit tempat, yang satu di Desa Labangka Barat, yang satu di Desa Bangun Mulyo,” ujarnya, Jumat (2/10/2026).

 

Program budidaya tematik sistem bioflok KKP sendiri merupakan program pengembangan perikanan air tawar yang menggunakan teknologi bioflok. KKP menjalankan program tersebut bersama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dengan komoditas seperti lele dan nila.

 

Andi mengatakan program tersebut nantinya dapat disinergikan dengan Koperasi Desa Merah Putih, terutama dalam pemenuhan kebutuhan protein asal ikan di PPU.

 

“Dari sektor perikanan akan memberikan sumbangan terkait dengan pemenuhan kebutuhan protein asal ikan. Mudahan segera terwujud dan terlaksana sehingga nantinya bisa memberikan suplai kebutuhan ikan yang ada di Penajam Paser Utara, khususnya ikan air tawar,” ujarnya.

 

Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa kolam, tetapi juga mencakup sarana pendukung budidaya seperti bibit ikan, pakan dan peralatan lainnya.

 

Andi menjelaskan, pengusulan program nantinya dikoordinasikan pemerintah desa bersama penyuluh perikanan. Lokasi yang diusulkan juga harus memenuhi sejumlah persyaratan teknis.

 

“Harus ada lahan yang tersedia, mungkin kedekatannya dengan sumber air, kedekatannya dengan listrik, karena memang itu nanti membutuhkan listrik untuk bisa menggerakkan aerator dalam rangka memberikan kehidupan kepada ikannya,” jelasnya.

 

Ia berharap program tersebut dapat menjadi salah satu penggerak pengembangan budidaya ikan air tawar di PPU, mengingat daerah tersebut dinilai memiliki potensi yang cukup besar. (Adv)

Reaksi Anda:

Komentar (1)

Y

ymlggitrfo

1 minggu yang lalu

mouofdhojqrqytwvgohfrulvreixiv